Penyakit Jantung, Stroke Berhubungan Dengan Jenis Gula Tertentu: Studi

Penyakit Jantung – Bukan jumlah gula yang Anda makan yang dapat menyakiti jantung Anda, melainkan jenis gula yang Anda makan yang dapat menyebabkan penyakit jantung, sebuah studi baru menunjukkan.

Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak “gula bebas” secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, menurut para peneliti dari University of Oxford di Inggris. Mereka menemukan bahwa risiko tersebut meningkat berdasarkan seberapa banyak gula bebas yang dikonsumsi seseorang.

Gula bebas didefinisikan sebagai semua gula yang ditambahkan ke dalam makanan oleh produsen, juru masak, atau konsumen, ditambah gula yang secara alami ada dalam madu, sirup, dan jus buah tanpa pemanis. Gula bebas tidak termasuk gula yang secara alami terdapat dalam buah atau sayuran utuh.

“Penelitian kami menunjukkan pentingnya mempertimbangkan jenis dan sumber gula yang dikonsumsi ketika menilai hubungan antara gula dan kesehatan jantung,” kata peneliti Kesehatan Populasi Oxford Rebecca Kelly dalam sebuah pernyataan. “Mengganti gula bebas dengan gula non-bebas, seperti yang secara alami terdapat dalam buah dan sayuran utuh, dikombinasikan dengan asupan serat yang lebih tinggi dapat membantu melindungi dari penyakit kardiovaskular.”

Penelitian ini diterbitkan hari ini di jurnal BMC Medicine. Para peneliti memeriksa data 110.497 orang dari Inggris untuk menentukan bagaimana pola makan mempengaruhi risiko penyakit jantung dan stroke selama 9 tahun. Orang-orang dalam penelitian ini berusia antara 37 hingga 73 tahun.

Risiko penyakit jantung tertinggi ada di antara orang-orang yang makan sekitar 95 gram gula bebas per hari, atau 18% dari kalori harian mereka, kata peneliti Cody Watling, mahasiswa doktoral Universitas Oxford, kepada NBC News. (Sebagai konteks, pedoman AS merekomendasikan kurang dari 10% kalori yang berasal dari gula tambahan per hari).

Sebagai temuan sekunder, para penulis mengatakan bahwa penelitian mereka mengkonfirmasi penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa semakin banyak serat makanan yang dikonsumsi seseorang, semakin rendah risiko penyakit jantung. Serat makanan ditemukan dalam buah-buahan, sayuran dan biji-bijian.

Para peneliti mengatakan bahwa penelitian mereka tidak sampai pada identifikasi sumber utama gula bebas dalam makanan orang.

Related Posts
Kegiatan Yang Akan Membantu Mengurangi Stres

1. Meditasi adalah cara yang ampuh untuk mengurangi stres, dan itu tidak serumit yang banyak membuat orang cenderung berpikir. Dr. Read more

Bagaimana Cara Mempromosikan Ketenangan Pada anak-anak?

anak-anak dan orang tua khawatir tentang pembukaan kembali sekolah, tetapi beberapa sekolah tidak akan dibuka sepenuhnya sampai setelah Tahun Baru. Read more

Manfaat Kaos Kaki Hiking untuk Wanita

Kaos Kaki Nyaman dan Digunakan untuk Hiking: Ciri pertama dari kaos kaki hiking yang baik untuk wanita adalah menemukan kaus Read more

Penting Dan Manfaatnya vitamin B12 Bagi Kesehatan Tubuh

Vitamin 12 b merupakan salah satu vitamin b yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Atau dikenal sebagai Cobalamin, 12b vitamin Read more

3 Cara Dan Manfaat Yoga Dapat Menguntungkan Pengusaha

Yoga Banyak pengusaha modern adalah yang penuh tekanan dan selalu ada begitu banyak yang harus dilakukan. Dibutuhkan serangkaian alasan yang Read more

7.000 angka kematian bayi bps karena kurangnya spesialis: menteri kesehatan

Menteri kesehatan Setidaknya 7.000 bayi meninggal setiap tahun karena penyakit jantung bawaan di Indonesia karena kurangnya ahli jantung dan rendahnya Read more